Selasa, 16 Juli 2019

Terbaru 2020 - [Review Event] Road To Republic IoT 2019 Kota Semarang

Teknologi Terbaru


Semarang jadi salah satu kota yang disinggahi diantara 5 kota yang didatangi acara yang diorganisasi oleh Makestro yang berkolaborasi dengan Kominfo ini. Pelaksanaannya sendiri dilakukan selama dua hari, yakni sesi seminar dan workshop.

Sabtu pagi (13 Juli), acara yang mengusung tema Artificial Intelligence and Internet Of Things atau AIOT ini dilaksanakan di Wisma Perdamaian. Kami sendiri hanya mengikuti hari pertama yang banyak diisi pengetahuan tentang IOT dan implementasinya hingga masa depan teknologi ini dikemudian hari. Sedangkan hari kedua, Minggu (14 Juli), kami pikir itu lebih diperuntukkan bagi para makers dan developer.

Semarang jadi tuan rumah

Semarang tidak sendiri menjadi tuan rumah penyelenggaraan roadshow IOT ini. Ada Medan dan Bali yang lebih dulu, Semarang Kota ketiga, kemudian dilanjut Malang (27-28 Juli) dan Bandung (3-4 Agustus).


Acara dibuka oleh perwakilan Dinas Kominfo Jawa Tengah yang diwakili Ibu Ratna Dewajati, selaku Sekretaris Diskominfo Jateng. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan terima kasih terpilihnya Semarang menjadi salah satu kota acara ini. 'Kami senang Semarang jadi tuan rumah.'

Peserta yang mengikuti acara ini, terutama sesi workshop dan mengirimkan produknya dapat membantu provinsi Jawa Tengah menyelesaikan berbagai permasalahan yang berhubungan dengan teknologi.

Bahkan beliau akan mengajak peserta yang memiliki kemampuan untuk mewujudkan berdikari Jawa Tengah. Pertemuan ini diharapkan tidak berhenti di sini.

Sesi diskusi


Diantara pembicara yang duduk di depan, ada satu pembicara lokal yang mungkin sebagian peserta yang hadir mengenalnya. Mas Rofiq Cahyo Prayogo yang akan berbicara di sesi berikutnya dengan membawa Si Robo, produk buatan bersama rekannya yang mengembangkan teknologi IoT.

Lainnya, ada Aris Kurniawan (Kasubdit Pemberdayaan Kapasitas TIK, Kominfo), Ibu Ratna masih melanjutkan ikut diskusi, dan Pak Teguh Prasetya, ketua Asosiasi IoT Indonesia. Kami baru tahu ada Asosiasi ini di Indonesia.

Sesi ini benar-benar dimanfaatkan dengan berdiskusi antara pembicara dan peserta yang hadir. Materi sebenarnya baru dapat didengarkan pada sesi pak Teguh dan mas Rofiq setelah sesi ini.

Dari apa yang kami tangkap, fungsi IoT seharusnya dapat mempercepat dan memudahkan layanan publik. Teknologi IoT menjawab pertanyaan dari permasalahan yang ada selama ini.

Melihat potensi IoT untuk Developer dan Makers


Bagian sesi ini diisi oleh pak Teguh yang menerangkan perubahan IoT hingga tahun 2022. Bagaimana tantangannya, industrinya hingga mengubah mindset tentang IoT yang dapat mempermudah.

IoT termasuk salah satu dari 8 teknologi yang muncul di era disruptip sekarang ini bersama AI, Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), Drones Blokchain, 3D Printing, dan Robotic.

Menurut beliau, jangan ragu untuk meniru. Seperti Jepang yang meniru Amerika, Korea meniru Jepang dan China yang meniru dunia. Meniru bukan mencontek.

Tentu saja, sesi ini sangat panjang untuk diceritakan dalam satu halaman. Semoga kami bisa membawa di halaman berikutnya. Selain berbicara IoT, beliau mengenalkan tentang Asosiasi IoT Indonesia yang sudah ada sejak tahun 2015.

Si Robo, robot edukasi IoT untuk Anak Sekolah


Kami baru tahu tentang si Robo di acara ini. Semarang punya Makers dan Developer yang tak kalah dengan kota-kota lainnya. Mengambil sesi setelah makan siang, mas Rofiq bukan saja mengenalkan produk yang telah dibuat dan sudah banyak digunakan ini, tapi juga langsung mengajak peserta terlibat.

Robot edukasi ini berbasis Android dengan pemrograman Blok berbahasa Indonesia. Selengkapnya tentang Si Robo ini bisa dilihat via website sirobo.id.

Berkenalan dengan AIoT

AIoT adalah Artificial Intelligence and Internet of Things. Sesi bagian akhir ini dibawakan oleh dua pembicara dari penyelenggara, yaitu Makestro. Perkembangan dan potensi IoT sangat besar hingga beberapa tahun kemudian.


Keduanya yang berasal dari Bandung dengan menampilkan banyak portofolio yang membuat kami terkagum-kagum. Makestro sendiri merupakan komunitas yang diinisiasi DycodeX.

Sedangkan DycodeX sendiri adalah startup yang bergerak pada bidang hardware yang arahnya ke Internet of Things. Dalam persentasinya, mereka telah membuat banyak produk seperti SmartTernak, AITrash, Batik Analyzer dan lainnya.

Makestro pada intinya mendukung para makers dalam mengembangkan produk, seperti acara ini dan sesi workshop yang memfasilitasi makers dengan board yang telah disiapkan.

 Peserta kebanyakan adalah mahasiswa

Acara ini merupakan sosialisasi RIoT 2019 dengan menghadirkan sesi seperti seminar, breakout Class, Challenge dan Expo. Acara utamanya sendiri dilaksanakan bulan November.

Peserta dapat mengirimkan produknya yang nanti bersaing dengan peserta lain. Kepoin Instagram riot4id untuk lebih detailnya.
...

Kami harap ada developer dan makers terpilih yang berasal dari Semarang untuk mengikuti acara utama yang dilangsungkan bulan November 2019.

Dengan adanya workshop di hari kedua, ada produk yang dibuat lalu dikompetisikan. Semarang sebagai salah satu kota yang disinggahi tentu sangat diharapkan sekali.

Artikel terkait :

Senin, 15 Juli 2019

Terbaru 2020 - [Instagram] Ketika Halaman Gedung Monod Diephuis Digunakan Untuk Acara Fesyen, Seperti Apa Konsepnya?

Teknologi Terbaru


Akhir bulan Juni, tepatnya hari Minggu, tanggal 30 Juni 2019, digelar acara bertajuk fashion atau fesyen di halaman gedung Monod Diephuis yang berada di kawasan Kota Lama. Menarik melihat lokasi yang digunakan.

Edisi postingan kali ini diambil dari Instagram, terutama foto-foto yang kami bawa. Maklum saja, kami gagal datang ke acara dan ini berarti halaman ini bukan sebuah artikel ulasan atau review event.

Geliat fesyen Semarang

Dengan ditetapkannya Semarang menjadi salah satu Kota Kreatif yang diumumkan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dengan konsen pada fesyen, kami pikir ini adalah hal baik melihat geliat fesyen di Kota Semarang.

Beberapa acara fesyen dilangsungkan selama bulan Juni hingga Juli. Sayangnya kami tidak dapat melihat langsung. Apakah geliat ini akan ditangkap juga oleh para bloger Semarang? Terutama para wanita.

Konsep fesyen di halaman Gedung Monod Diephuis

Pikiran kami (tulisan) akan semakin panjang bila tidak berhenti sekarang. Mari melihat beberapa gambar yang kami ambil dari Instagram selama acara berlangsung. Tenang, ada kredit foto yang kami hadirkan di bawahnya.


Instagram diardiyap. Seperti ini suasana lokasi yang digunakan. Dengan backdrop yang diletakkan di halaman gedung Monod, peserta fashion bergerak ke arah lokasi yang terkenal dengan akar pohon.


Instagram primakartika1. Melihat bagaimana bangku-bangku yang disediakan panitia, undangan maupun yang hadir dapat melihat dari dekat dengan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan tempat (outdoor).


Instagram indripurwandari. Salah satu acara yang ingin kami datangi adalah Sunday Batik 2019 atau lebih disingkat dengan Suntik2019. Intip tagar #suntik2019 di Instagram untuk melihat lebih banyak lagi.


Instagram aovi.art. Masih dari acara Suntik 2019, gelaran dilakukan mulai sore hingga malam hari. Apakah penerangannya sangat baik. Dan beruntung, cuaca bulan Juni yang cerah sangat mendukung.


Instagram ipemisemarang. Acara fesyen di sekitar gedung Monod Diephuis ini rupanya berlangsung selama 3 hari (28-30 Juni). Beberapa komunitas hadir berpartisipasi, seperti komunitas Denok Kenang Semarang, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Semarang dan masih banyak lagi.

...

Di gelaran acara seperti fesyen ini, kami memang tidak pandai dalam memberikan sudut pandang atau berbicara hal lebih industri fesyen Kota Semarang. Namun dari sisi acara, kami menyukainya.

Semoga lain kali kami bisa melihat langsung dan mengabadikan dengan gambar sendiri. Halaman ini kami buat untuk memberikan inspirasi dan info bahwa Kota Lama selalu menarik untuk dibuatkan acara. Dan tentu saja, geliat industri fashion.

*Jangan lupa follow Instagram dotsemarang

Artikel terkait :
Klik gambar

Minggu, 14 Juli 2019

Terbaru 2020 - Ini Daftar Harga Laptop Gaming ASUS ROG yang Dirilis Bulan Juli 2019 Bertajuk Be Unstoppable

Teknologi Terbaru


Selain meluncurkan laptop terbaru dengan brand ROG, Asus juga mengenalkan beberapa produk lainnya juga. Salah satu yang menarik perhatian adalah ROG Motherboard GZ700 yang dibandrol seharga 130 juta rupiah.

Kamis sore (11/7), di Pulmann Hotel Central Park Jakarta, momen yang paling ditunggu saat persentasi di acara launching adalah menunggu harga yang dikeluarkan. Sama seperti tamu undangan yang lain, suara gemuruh dan tepuk tangan menjadi kebisingan tiap produk yang ditampilkan bersama harganya.

Jimmy Lin, Regional Director, Southeast Asia naik ke atas panggung. Sesi ini adalah bagian penting yang kami tunggu juga. Slide pembukaan langsung datang dari ASUS ROG Mothership. Berikut daftar harganya.

ROG Mothership - Rp. 130 Juta

Laptop gaming sekaligus desktop replacement yang mendefinisikan ulang arti sebuah mesin gaming portable. Laptop ini bisa dicabut pasang antara layar dan keyboard. Ini adalah salah satu inovasi Asus yang menarik perhatian banyak orang.


ASUS ROG Zephyrus, laptop gaming paling tipis

Keluarga ROG Zephyurs mengenalkan 2 produknya yang harga terendahnya berada di atas 20 juta dan tertinggi berada di angka 48 juta. Ketiga produk ini sudah diusung prosesor terbaru 9th Gen Intel Core.

ROG Zephyrus S dikenalkan dengan dua varian, tipe GX502 dan GX701. Sedangkan ROG Zephyurs M dengan tipe GU502. Perbedaan keduanya terdapat pada desain bodi, spesifikasi dan harga.


ASUS ROG Strix, laptop gaming terbaik untuk game eSport

Ada tiga varian yang dikenalkan, yaitu ROG Strix G, Hero III dan Scar III. Laptop ini juga sudah ditenagai prosesor terbaru 9th Gen Intel Core serta chip grafis NVIDIA GeForce RTX.

ROG Strix dari awal memang didedikasikan untuk para penggemar eSport. Dan kali ini datang dengan desain yang lebih menarik. Di desain oleh BMW Designworks Grup.



ROG Desktop

Jajaran lain yang turut dikenalkan adalah ROG Desktop. Sepertinya harga yang masuk akal buat kami ada di sini. Semua produk desktop sudah ditenagai juga dengan prosesor 9th Gen Intel Core.

Ada 3 varian yang dikenalkan, yaitu ROG GL10, GL12 dan GL21. Kamu yang menyukai bermain game di rumah, ROG Desktop adalah salah saru rekomendasinya.


ROG SWIFT PG35VQ - Rp. 47 Juta 

Tentu ada dekstop, ada layar monitor juga. ROG Swift merupakan varian layar monitor dengan ultra-Wide HDR.  Harganya itu seperti sudah dapat satu laptop ROG.


Jaket ROG eksklusif gamer

Kesempatan acara ini juga dimanfaatkan Asus dengan mengumumkan kerja sama dengan produsen fashion olah raga Under Armour yang menghadirkan jaket bertema Republic of Gamers (ROG).

Jaket dengan nama ROG X ini hanya hadir di Indonesia dengan desain khusus dan tidak dijual bebas. Tersedia dengan jumlah yang sangat terbatas dengan bundling, pembelian laptop gaming ROG terbaru.


Bila mendapatkannya dengan membeli laptop gaming terbaru yang bisa didapatkan di ROG Store, kita juga dapat membelinya di ASUS Exclusive Store dan ASUS Store dengan cara mengajukan klaim menggunakan invoice pembelian di situs ASUS.

Produk lainnya

Buat gamers perempuan, Asus juga menghadirkan beberapa produk seperti mouse, keyboard, headphone dan sebagainya.


Artikel terkait :

Sabtu, 13 Juli 2019

Terbaru 2020 - [Video] Semargres Parade & Run 2019

Teknologi Terbaru


Salah satu strategi mengkampanyekan promosi agenda Semarang Great Sale tahun ini adalah digelarnya parade kostum yang disisipi lomba lari. Seperti apa suasananya, intip video di halaman ini.

Akhir bulan Juni, tepatnya tanggal 30 Juni, kawasan Car Free Day Simpang Lima mendadak ramai dengan kehadiran parade menggunakan kostum unik sambil membawa payung.

Rupanya itu adalah acara Semargres Parade & Run 2019 yang mengambil titik lokasi utama di kantor RRI Semarang yang berada di jalan Ahmad Yani.

Kami jadi ingat dengan kegiatan serupa yang dilaksanakan tahun 2016. Waktu itu bertajuk karnaval Semarang Great Sale. Ternyata sudah dua tahun kami melewatkan acara seperti ini.

Semargres sendiri merupakan agenda Semarang dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Semarang. Biasanya, waktu pelaksanaan dilakukan berdekatan dengan hari jadi. Namun tahun ini diundur. Sama seperti Semarang Night Carnival 2019.



Video berikut ini berdurasi kurang dari 3 menit. Kali ini kami bukan dari media peliput, kami melihat parade ini saat berada di CFD saja.

Artikel terkait :
Klik gambar

Kamis, 11 Juli 2019

Terbaru 2020 - [Live Event] Seperti Apa Suasana Launching ASUS ROG “Be-Unstoppable"

Teknologi Terbaru


Kami akan segera melengkapi beberapa foto yang kami taruh di Twitter Momen. Acara Asus yang menghadirkan jajaran laptop baru dari brand ROG selesai sudah dilaksanakan, Kamis siang kemarin (11/7) di Jakarta. Intip suasananya dan beberapa informasi menarik lainnya.

Menyenangkan kembali ke Jakarta dan terlibat, baik sebagai undangan (bloger) maupun kampanye promosi produk terbaru untuk Asus Indonesia.

Untuk ulasannya, ditunggu saja. Sementara kami membawa suasana acaranya yang dapat dilihat via Twitter @livedotsemarang atau di bawah ini. Beberapa kicauan ada yang berasal dari rekan-rekan bloger yang turut hadir di lokasi acara. Kami harap kamu suka dengan kemasan ini (mengumpulkan tweet).


Artikel terkait :
Klik gambar

Terbaru 2020 - Semarang Masuk 10 Besar Kota Kreatif Tahun 2019, Unggul di Fashion

Teknologi Terbaru


Semarang masuk dalam daftar Kota Kreatif yang diumumkan Bekraf untuk tahun 2019 bersama 9 Kota dan Kabupaten lainnya yang ada di Indonesia. Menariknya, penilaian yang didapatkan berasal dari sektor Fesyen.

Lama tak bicara fashion, kami baru ngeh dengan kata 'fesyen'. Mari gunakan kata ini dari sekarang yang kini sudah ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Kembali ke topik utama, kami senang dengan masuknya Semarang dalam daftar yang diumumkan Bekraf. Informasi lengkapnya kamu bisa buka di sini.

Semarang Unggul di sektor fesyen

Pengumuman yang dirilis dalam situs Bekraf tanggal 20 Juni 2019, link sudah ada di atas, sebenarnya sedikit kaget. Harapannya Semarang dapat bicara banyak soal kuliner atau komunitas yang selama ini sering kami pikirkan.

Dalam halamannya, penilaian dilakukan sejak 2016 lewat program yang dinamakan Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Intinya program ini yang menilai lalu diverifikasi oleh Bekraf.

Kami mencari referensi lain tentang informasi Semarang unggul di sektor fesyen. Situs Kompas.com yang dipublish 31 Mei 2019, memberikan informasi tentang catatan Bekraf tentang Semarang yang memiliki 2.124 penjahit dan 139 perancang busana.

Nama-nama besar di dunia fesyen seperti Anne Avantie, Inna Priyono, Gregorius Vici, Bramantya Wijaya, Devi Ross, atau Angela Chung berasal dari Semarang.

Tak hanya itu, Kota Semarang juga memiliki 25 tempat kursus, 7 sekolah menengah, dan 2 sekolah tinggi pendidikan fashion. Kota Semarang pun sukses pula melahirkan 265 Model Nasional, seperti misalnya Paula Verhoeven, Jihane Almira, Yama Carlos, atau Dominique Diyose.

Daftar 10 Kota Kreatif 2019

Banyak hal tentunya yang membuat kategori fesyen dijadikan unggulan. Yang pasti sektor ini meningkatkan PDRB dan eksport yang signifikan selama tiga tahun terakhir. Berikut daftar selengkapnya.

No
Nama Kabupaten/Kota
Sub Sektor Unggulan
Penyebutan
1.
Kabupaten Majalengka
Seni Pertunjukan
Ekosistem ekonomi kreatif terbaik untuk Kabupaten di Pulau Jawa
2.
Kota Malang
Aplikasi dan Pengembang Permainan
Ekosistem ekonomi kreatif terbaik untuk Kota di Pulau Jawa
3.
Kabupaten Kutai Kartanegara
Seni Pertunjukan
Ekosistem ekonomi kreatif terbaik untuk Kabupaten di luar Pulau Jawa
4.
Kota Palembang
Kuliner
Ekosistem ekonomi kreatif terbaik untuk Kota diluar Pulau Jawa
5.
Kabupaten Rembang
Kriya
Konservasi Budaya (Cultural Conservation)
6.
Kota Surakarta
Seni Pertunjukan
Pengembangan Ekosistem(Ecosystem Development)
7.
Kota Semarang
Fesyen
Pengembangan Bisnis(Business Development)
8.
Kabupaten Gianyar
Seni Pertunjukan
Daya Tarik Global (Global Traction)
9.
Kota Denpasar
Fesyen
Inovasi Tata Kelola Pemerintahan (Governance Innovation)
10.
Kota Balikpapan
Aplikasi dan Pengembang Permainan
Inovasi Berkelanjutan(Sustainable Innovation)
Sumber Bekraf
...

Kami pikir ini akan selesai dengan 10 besar. Tapi kembali membaca Kompas, 10 Kota ini masih mencari 4 besar. Ini artinya kota yang menduduki peringkat pertama akan ditentukan berikutnya. Dan Kota manakah nantinya?

Selama bulan Juli ini, ada dua acara fesyen yang diselenggarakan di Kota Lama. Apakah ini berarti dari sisi konten cukup menarik? Semarang Kota Fashion? 

Artikel terkait :
Klik gambar

Selasa, 09 Juli 2019

Terbaru 2020 - Seperti Apa Konsep Laptop Masa Depan Hasil Kolaborasi ASUS dan BMW Designworks Group?

Teknologi Terbaru


[Halaman ini berisi konten press release] Bicara masa depan, seakan menerka-nerka apa yang akan dibawa. Asus kali ini datang dengan sebuah kolaborasi bersama BMW Designworks Group. Produk ini akan dipamerkan dalam acara peluncuran yang dilaksanakan tanggal 11 Juli 2019. Tertarik ?

Rilis ini datang tanggal 4 Juli dan tentu sudah beredar luas di mesin pencari. Jadi secara garis besarnya, ini adalah laptop gaming yang diproyeksi di masa depan.

“ROG Face Off merupakan sebuah mahakarya terbaru hasil kerjasama ASUS dengan BMW Designworks Group. Ia merupakan gambaran dari sebuah laptop masa depan yang dapat digunakan oleh semua orang di semua skenario penggunaan,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Saksikan kehadiran laptop gaming ini secara langsung dalam acara peluncuran ASUS ROG yang akan digelar tanggal 11 Juli mendatang.”

Laptop konsep bernama ROG Face Off ini merupakan hasil kerjasama tim ASUS ROG dengan BMW Designworks Group selama setahun terakhir. Dan akan hadir dalam acara peluncuran akbar ASUS ROG “Be-Unstoppable” di Jakarta.

ROG Face Off hadir dengan desain futuristik dan tidak pernah ada di laptop gaming lainnya. Fitur dan desain pada laptop konsep ini juga diaplikasikan ke dalam jajaran laptop gaming terbaru ASUS yang akan diluncurkan di acara yang sama.

Sebuah Konsep untuk Laptop Masa Depan

ROG Face Off merupakan laptop yang dikembangkan selama setahun terakhir oleh tim ASUS ROG dan BMW Designworks Group. Laptop konsep ini hadir dengan desain futuristik yang belum pernah ada dan digunakan di laptop manapun sebelumnya.

Ini merupakan sebuah kolaborasi yang belum pernah ada sebelumnya, dimana ASUS dan BMW Designworks Group tidak hanya sekadar menghadirkan desain bodi khusus pada ROG Face Off  tetapi juga merancang sistem antarmuka hingga hardware-nya.

ROG Face Off merupakan sebuah proyeksi laptop masa depan yang bisa digunakan oleh siapapun. Laptop ini juga dirancang untuk dapat digunakan dalam segala skenario penggunaan, termasuk bekerja dan bermain game sehingga cocok untuk gamer dan para profesional. Keistimewaan laptop ini tidak hanya dari sisi desainnya tetapi juga dari fiturnya yang sangat futuristik.

ROG Face Off menggantikan beberapa desain pada laptop tradisional seperti tombol power yang berbasis pegas dan digantikan oleh sistem bolt-action. Sementara itu, sebuah sistem proyeksi berbasis augmented reality menghadirkan antarmuka virtual yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

Teknologi tersebut memang masih belum dapat dihadirkan, namun tim ASUS ROG dan BMW Designworks Group berhasil menghadirkan sebuah produk konsep dari laptop tersebut.

Menginspirasi Desain Laptop Gaming Baru ASUS ROG

Meski ROG Face Off masih berupa laptop konsep dan belum bisa dihadirkan secara nyata karena keterbatasan teknologi yang ada saat ini, namun beberapa aspek desainnya telah digunakan di jajaran laptop gaming terbaru ASUS yang akan diluncurkan di acara ASUS ROG “Be-Unstoppable” tanggal 11 Juli 2019 mendatang di Jakarta.

Adalah jajaran ASUS ROG Strix terbaru yang mengadopsi desain dari ROG Face Off. Laptop gaming terbaru yang ditujukan untuk gamer eSport. ROG Strix terbaru menggunakan berbagai elemen desain yang ada di ROG Face Off sehingga jajaran laptop ini tampil dengan bentuk yang unik sekaligus ergonomis dan lebih baik secara keseluruhan.

Jajaran laptop ROG Strix terbaru akan hadir dengan prosesor Intel Core generasi ke-9. Didukung oleh chip grafis NVIDIA GeForce dan layar dengan refresh rate tertinggi di kelasnya, jajaran laptop gaming terbaru ini tidak akan hanya tampil powerful, tetapi juga penuh gaya berkat desain barunya.

Tentang ASUS ROG “Be-Unstoppable”

Pada tanggal 11 Juli 2019 mendatang ASUS akan menggelar acara ASUS ROG “Be-Unstoppable” dan menghadirkan serangkaian produk laptop gaming dan desktop terbaru. Beberapa produk terbaru yang akan diperkenalkan di acara tersebut di antaranya adalah ROG Mothership yang merupakan laptop gaming paling powerful saat ini, jajaran laptop gaming ultra tipis ROG Zephyrus terbaru, dan tentu saja jajaran ROG Strix terbaru.

Artikel terkait :