Tampilkan postingan dengan label kota lama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kota lama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juli 2019

Terbaru 2020 - Pasar Klitikan Semarang yang Kini Lebih Nyaman Setelah Pindah ke Galeri Industri Kreatif

Teknologi Terbaru


Menurut kami seperti itu, entah bagi para pedagang yang buka lapak di dalam sana. Semenjak pindah ke Galeri Industri Kreatif yang bangunannya punya PT. PPI ini, mengunjungi pasar klitikan kini lebih nyaman dari sisi tempat.

Demi Kota Lama yang lebih baik, Mei 2019, para pelapak pasar klitikan pindah ke rumah baru. Bulan tersebut adalah momen di mana Galeri Industri Kreatif resmi dibuka.

Dilihat bagaimana semuanya dijadikan satu dalam satu tempat, bukan hanya pelapak pasar klitikan, beberapa usaha lain seperti fashion, kuliner dan lainnya, masyarakat yang berkunjung lebih tertata. Entah jika hari libur dan membludak, bagaimana itu nantinya.

Berburu barang-barang jadoel di Semarang


Kamu yang berkunjung ke Kota Lama, tapi belum puas, masuk saja ke gedung yang berada di belakang Gereja Blenduk. Coba mampir dan berburu harta karun di sana. Maksud kami mencari sesuatu yang unik di pasar klitikan yang ada di dalam.

Lalu, ada apa saja di sana. Dan bagaimana suasananya yang sekarang? Lihat gambar-gambar berikut ini yang kami abadikan








Artikel terkait :
Klik gambar

Senin, 15 Juli 2019

Terbaru 2020 - [Instagram] Ketika Halaman Gedung Monod Diephuis Digunakan Untuk Acara Fesyen, Seperti Apa Konsepnya?

Teknologi Terbaru


Akhir bulan Juni, tepatnya hari Minggu, tanggal 30 Juni 2019, digelar acara bertajuk fashion atau fesyen di halaman gedung Monod Diephuis yang berada di kawasan Kota Lama. Menarik melihat lokasi yang digunakan.

Edisi postingan kali ini diambil dari Instagram, terutama foto-foto yang kami bawa. Maklum saja, kami gagal datang ke acara dan ini berarti halaman ini bukan sebuah artikel ulasan atau review event.

Geliat fesyen Semarang

Dengan ditetapkannya Semarang menjadi salah satu Kota Kreatif yang diumumkan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dengan konsen pada fesyen, kami pikir ini adalah hal baik melihat geliat fesyen di Kota Semarang.

Beberapa acara fesyen dilangsungkan selama bulan Juni hingga Juli. Sayangnya kami tidak dapat melihat langsung. Apakah geliat ini akan ditangkap juga oleh para bloger Semarang? Terutama para wanita.

Konsep fesyen di halaman Gedung Monod Diephuis

Pikiran kami (tulisan) akan semakin panjang bila tidak berhenti sekarang. Mari melihat beberapa gambar yang kami ambil dari Instagram selama acara berlangsung. Tenang, ada kredit foto yang kami hadirkan di bawahnya.


Instagram diardiyap. Seperti ini suasana lokasi yang digunakan. Dengan backdrop yang diletakkan di halaman gedung Monod, peserta fashion bergerak ke arah lokasi yang terkenal dengan akar pohon.


Instagram primakartika1. Melihat bagaimana bangku-bangku yang disediakan panitia, undangan maupun yang hadir dapat melihat dari dekat dengan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan tempat (outdoor).


Instagram indripurwandari. Salah satu acara yang ingin kami datangi adalah Sunday Batik 2019 atau lebih disingkat dengan Suntik2019. Intip tagar #suntik2019 di Instagram untuk melihat lebih banyak lagi.


Instagram aovi.art. Masih dari acara Suntik 2019, gelaran dilakukan mulai sore hingga malam hari. Apakah penerangannya sangat baik. Dan beruntung, cuaca bulan Juni yang cerah sangat mendukung.


Instagram ipemisemarang. Acara fesyen di sekitar gedung Monod Diephuis ini rupanya berlangsung selama 3 hari (28-30 Juni). Beberapa komunitas hadir berpartisipasi, seperti komunitas Denok Kenang Semarang, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Semarang dan masih banyak lagi.

...

Di gelaran acara seperti fesyen ini, kami memang tidak pandai dalam memberikan sudut pandang atau berbicara hal lebih industri fesyen Kota Semarang. Namun dari sisi acara, kami menyukainya.

Semoga lain kali kami bisa melihat langsung dan mengabadikan dengan gambar sendiri. Halaman ini kami buat untuk memberikan inspirasi dan info bahwa Kota Lama selalu menarik untuk dibuatkan acara. Dan tentu saja, geliat industri fashion.

*Jangan lupa follow Instagram dotsemarang

Artikel terkait :
Klik gambar

Rabu, 03 Juli 2019

Terbaru 2020 - Nonton Bioskop di Cafe Sepur Kota Lama Semarang

Teknologi Terbaru


Tempat ini baru buka akhir bulan Juni 2019 dengan lokasinya yang berada di sebelah gedung PT. Pelni. Jika kamu berjalan dari arah Jembatan Mberok, kamu tinggal menuju arah Stasiun Tawang. Tempatnya berada di kanan jalan.

Selalu menggembirakan mendengar tempat baru hadir di kawasan Kota Lama Semarang. Kali ini kami berkesempatan bisa mampir dan melihat dari dekat tempat yang dinamakan Cafe Sepur ini.

Yang menarik, dan bahkan spesial yang tidak ada di Kota Lama adalah hadirnya bioskop 9D. Pengunjung dapat duduk di dalam dengan membayar 20 ribu rupiah bersama 9 orang lainnya sesuai kapasitas yang tersedia.

Bioskop 9D


Bila kamu tanya apa bedannya 9D dan 5D atau lainnya, rasanya kami tak dapat memberi informasi tersebut. Ini mengingat bioskop yang pernah kami coba baru 9D saja. Kalau kamu penasaran silahkan datang sendiri.

Bioskop 9D menawarkan tontonan dengan film animasi dengan beragam cerita. Saat kamu duduk, kamu akan menggunakan kacamata agar animasi yang ditonton terlihat tampak nyata.

Semakin seru lagi setelah kamu harus memasang sabuk pengaman, tempat duduk akan mulai bergoyang mengikuti film yang diputar.

Selama menonton, perasaanmu akan banyak bercampur. Kalau kamu bisa menahan diri, mungkin kamu adalah penonton hebat menurut kami. Karena selama pemutaran, suara dari mulut penonton bakal terdengar sangat ramai.

Waktu kemarin kami menonton, Rabu sore (26/6), kami diputarkan film animasi bergenre horor. Tentu saja suasananya tegang. Mendadak ada tangan keluar layar (efek dari animasi yang timbul dari kacamata).

Tubuh kami mulai mengikuti tokoh utama dalam cerita yang masuk ke rumah hantu. Sangat menegangkan dengan berbagai efek yang menantang. Ketika tokoh utama jatuh, tempat duduk kami mengikuti dan kami malah seperti jadi ikutan jatuh.


Sesuai cerita film, kadang ada efek asap yang keluar selain busa seperti ini

Di akhir cerita, sebuah busa keluar dari depan dan jatuh di tubuh kami. Wow, kami pikir ini seperti benar-benar kami yang berada di dalam cerita. Sangat menarik.

Cafe Sepur


Meski bintang utamanya di dalam Cafe Sepur adalah Cinema 9D, kita dapat memanfaatkan cafe sebagai tempat nongkrong. Keterbasan tempat duduk di dalam bioskop mengharuskan pengunjung menunggu.

Kita dapat memanfaatkan suasana dan menu yang tersedia. Ada tiga ruangan di sini, ruang menunggu biasa, ruangan yang ada sepurnya dan di luar ruangan untuk kamu yang mungkin ingin menghirup udara sambil bercengkrama.

Perhatian khusus adalah cafe sepur yang memang identik dengan badan kereta yang ditaruh. Suasananya sangat instagramable sekali, cocok buat foto-foto pastinya.


 Ruangan dalam kereta
 Ruangan luar cafe
 Daftar menu Cafe Sepur Semarang



Ada yang menarik dari bangku dan meja yang ada di sana. Perhatikan dengan seksama. Ya, itu adalah mesin jahit. Bila kamu adalah orang yang sering menggerakkan kaki saat duduk, meja tersebut sangat berguna tentunya.

Jam Buka Cafe Sepur

Bila kamu ingin datang ke sini, bisa kepoin akun media sosialnya di akhir tulisan ini. Buka dari jam 12 siang hingga 9 malam. Di sana juga terdapat jadwal film selama sebulan dan waktu pemutarannya yang setiap 1 jam selalu berganti.

Instagram : cafesepurcinema9d
Alamat : Jalan Empu Tantular nomor 16 (arah stasiun Tawang atau sebelah gedung PT.Pelni).

...

Hingga tulisan ini kami buat, bioskop memiliki 5 film dengan genre yang berbeda-beda. Mulai dari petualangan, horor, olahraga dan lainnya. Tempat duduk bioskop bisa digunakan maksimal 12 orang. Tak masalah kurang dari jumlah tersebut, kamu tetap bisa menontonnya.

Cafe Sepur ini masih menjadi bagian dari PT. Kereta Api Indonesia lewat Koperasinya. Harga nonton tidak termasuk harga makan dan minum. Termasuk ringan untuk kantong dari daftar menu yang tersedia.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Rabu, 19 Juni 2019

Terbaru 2020 - OYO 422 Achterhuis Guesthouse, Penginapan di Kota Lama 200 Ribuan

Teknologi Terbaru


Ketika datang sebuah pertanyaan di media sosial tentang penginapan atau hotel yang berada di dekat atau berada kawasan Kota Lama Semarang sebenarnya kami ingin membantu memberi jawaban. Tapi bila dipikir lagi, jawaban itu sebenarnya mudah ditemukan lewat mesin pencari, Google.

Nama Hotel Raden Patah tentu sudah sangat familiar ditelinga kami. Tapi rekomendasi kami selain itu adalah Achterhuis Guesthouse yang letaknya jadi satu lokasi dengan Tekodeko. Sangat strategis tentunya.

Kami belum pernah masuk ke dalam kamar penginapan yang masuk dalam daftar penginapan murah ini di Kota Lama. Jika mengintip, kami pernah melakukannya. Sederhana dan memang sesuai budget.

Gabung dengan jaringan layanan hotel bernama OYO


Semenjak melihat pertanyaan di media sosial, kami ingin memastikan penginapan ini masih ada atau berganti nama. Seperti gambar yang kami ambil, ternyata papan nama sekarang menjadi merah dengan nama tambahan Oyo.

Kami baru tahu sekarang ini. Setelah sedikit kepo, Oyo adalah startup yang bergerak bisnis jaringan hotel yang berasal dari India.

Semenjak masuk ke Indonesia setahun lalu (2018), jaringan mereka sudah masuk dibeberapa kota besar di Indonesia. Salah satunya Semarang.

Achterhuis bukan satu-satunya yang akhirnya mengubah branding warna merah papan nama mereka, artinya sudah bergabung, ada beberapa penginapan lainnya.

Harga 200 ribuan

Kisaran harga yang diberikan banyak aplikasi, gunakan google untuk melihat harga, rata-rata 150 ribu sampai 200 ribuan hingga tulisan ini kami publish. Harga ini tentu dapat berubah sewaktu-waktu.

Memang sekarang ini harga lebih murah saat memakai aplikasi. Sebaiknya memikirkan salah satu penyedia aplikasi. Mungkin aplikasi resmi jaringan Oyo juga bisa digunakan.


...

Ini bukan halaman review atau ulasan, hanya sebuah rekomendasi dari yang kami ketahui bahwa penginapan ini ada di Kota Lama dan bisa jadi alternatif selain nama-nama lain yang sudah ada disekitar.

Karena konsep penginapan atau guest house, maka harganya ramah di kantong. Letaknya yang strategis, langsung berada di kawasan Kota Lama, jadi semakin mudah mengeksplore.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Sabtu, 15 Juni 2019

Terbaru 2020 - Ramainya Kota Lama Libur Lebaran

Teknologi Terbaru


Meski belum 100% selesai, kawasan Kota Lama tetaplah menarik untuk dikunjungi. Momen libur lebaran, kami mendapati banyak wisatawan berkunjung dengan jumlah yang tak biasa. Ya, wajah baru Kota Lama yang Instagramable sayang untuk dilewatkan.

Sabtu sore (8/6), dua hari setelah lebaran, mendadak banyak orang hilir mudik di gedung Mandiri yang berada di dekat jembatan Mberok. Bahkan, kendaraan berjajar di sekitar seakan tak menemukan tempat parkir yang cukup.

Pemandangan ini tentu menarik buat kami ditengah cerita pengerjaan revitalisasi yang sudah berjalan beberapa tahun belakangan.

Indah pada waktunya


Ketika kami memperhatikan orang-orang yang banyak mengabadikan diri mereka bersama yang lain, bangunan yang ada di belakang Gereja Blenduk juga semakin menarik.

Pedagang pasar klitikan sudah menghuni tempat baru. Dari sisi pengaruh cuaca, mereka tidak lagi khawatir bila panas mendadak berubah hujan.

Belum selesai memanjakan wisatawan yang berkunjung dengan tempat-tempat baru yang berasal dari modifikasi gedung lama, tempat ngopi baru juga ikut hadir. Bukan hanya satu, tapi dua. Lain kali kami akan bawa ke blog dotsemarang.

Melihat antusias dan keramaian ini tentu saja seolah menerjemahkan kalimat 'indah pada waktunya'. Apakah karena memang momennya sangat tepat, libur lebaran, atau karena wajah Kota lama yang terus berubah dari waktu ke waktu.

Kami mengerti bahwa ini akan berdampak sebaliknya dari apa yang kami bicarakan. Parkir semerawut, macet, sampah-sampah yang akan berserakan dan sebagainya.

Masih ada satu tahun lagi untuk Kota Lama menuju World Heritage Unesco 2020. Semua menunggu dan saling bantu agar tujuan itu dapat tercapai.






Salah satu lokasi parkir di Kota Lama Semarang yang bisa digunakan
...

Ketika orang-orang berduyun datang ke Kota Lama hari ini, kami tahu Semarang yang sekarang sudah sangat berubah dari beberapa tahun lalu.

Melihat dari awal pengerjaan revitalisasi adalah sesuatu yang sangat berharga, terutama para warga yang terkena dampak. Semoga semua cepat selesai, biar warga tidak sering khawatir lagi.

Selamat datang di Kawasan Kota Lama. Mari menjaganya bersama-sama agar nilai-nilainya tetap terjaga. Sehingga kita dapat kembali mengenang cerita pernah datang ke sini sebelumnya.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Sabtu, 01 Juni 2019

Terbaru 2020 - Kota Lama Semarang Hari Ini: Menjelang Lebaran

Teknologi Terbaru


Revitalisasi Kota Lama yang telah berlangsung, hari ini rasanya membuahkan pemandangan yang elok. Kami tidak percaya bahwa kawasan ini begitu keren. Orang-orang begitu menikmati tanpa ragu ditengah kerumunan orang yang juga sedang pamer dengan kamera mereka.

Akhir pekan, 1 Juni 2019. Jalanan utama sore itu sudah macet. Para milenial lalu-lalang tanpa henti. Dua perempuan muda terlihat tampak menikmati, satunya yang mengambil foto. Dan satunya berpose layaknya model iklan.

Saat datang dengan tujuan melihat seperti apa Kota Lama menyambut lebaran, kami baru sadar bahwa beberapa tempat ngopi sudah datang yang baru lagi. Bukan satu, tapi dua.

Pasar klitikan yang menawarkan barang-barang antik juga sudah tidak ada di tempat biasanya. Semua pedagang menempati tempat baru yang berada di belakang Gereja Blenduk.

lokasi pedagang klitikan yang dulu

Saat mengitari taman Srigunting, kami berhenti sejenak. Menyapa seseorang yang mencari nafkah dengan menjadi patung batu. Seminggu ini, kawasan Kota Lama benar-benar padat. Maka tak heran saat ia ditanya pendapatannya, ia tersenyum bahagia.

Menikmati pertunjukkan musik

Rencananya kami tidak begitu lama untuk menikmati sore di Kota Lama. Kami ingin langsung dapat menjelajahi semua area dan melihat proses perkembangannya.


Namun, langkah kami berhenti di depan Gedung Jiwasraya. Sebuah pertunjukkan musik yang rupanya untuk memperingati Hari Lahirnya Pancasila sedang dilangsungkan di sana.

Lalu, kami membayangkan bahwa pertunjukkan musik seperti mereka ini dapat terus dilanjutkan seperti negara tetangga yang pernah kami tonton videonya via Youtube. Di sana para musisi bermain di area kosong yang menjadi destinasi wisata.

Bukankah itu keren. Apalagi saat ada aktor Hollywood menonton pertunjukkan tersebut, kami pikir Kota Lama yang arahnya ingin diakui dunia, tidak kalah keren.

Lebaran sebentar lagi. Kota lama terus berbenah diri. Tinggal sedikit lagi pengerjaannya, maka kami sangat senang. Kami harap setelah lebaran, rencana pembatasan kendaraan masuk kawasan Kota Lama bisa terealisasi.

Menarik, bukan? Melihat pemandangan orang-orang berjalan kaki di kawasan Kota Lama. Ada yang naik becak, bersepeda dan pokoknya tanpa hilir mudik kendaraan. Tapi, entah kapan?

Dari arah taman bubaan
Gedung Spigel
jalanan dari gedung Yayasan Kanisius

Tempat ngopi

 Pedagang Klitikan sekarang pindah ke sini di Galeri Industri Kreatif (GIS)
 Covarage, tempat ngopi baru lagi
 ATM Bank Jateng ini berada di bealakang Gereja Blenduk

Foto kali ini ditampilkan tanpa filter. Diambil dengan Zenfone Max Pro M2
..

Kamu yang belum sempat melihat perubahan Kota Lama Semarang, atau sedang merindu tapi jauh, semoga dengan artikel ini bisa sedikit mengobati.

Era informasi ini memang begitu mudah untuk dicari. Ke sinilah bila sempat kembali untuk pergi dan menikmati.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap